Ultimate magazine theme for WordPress.

Ketua PKK Buka Germas Tanah Bumbu

0 1,230

TANAH BUMBU, faktakalsel.co.id – Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Tanah Bumbu Hj Wahyu Windarti Zairullah mengajak masyarakat Bumi Bersujud melakukan pola hidup sehat.

Salah satunya melalui gerakan masyarakat hidup sehat(Germas) untuk menyikapi adanya trend sejumlah penyakit tidak menular beberapa tahun terakhir.

Ajakan itu disampaikannya saat membuka Germas, Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat di Gedung Pemuda Kapet, Simpang Empat, Selasa (15/8/2023) pagi.

Germas diawali dengan kegiatan senam bersama dengan melibatkan 250 peserta. Diantaranya pengurus PKK kabupaten, seluruh PKK kecamatan dan desa se Tanah Bumbu, sejumlah organisasi wanita, Bhayangkari/ Persit, Dharmakarini, semua SKPD lingkup pemkab dan ormas kewanitaan se Bumi Bersujud.

Dalam kegiatan yang diinisiasi Dinas PMD Tanah Bumbu itu, Hj Wahyu Windarti Zairullah menyebutkan, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2018 lalu, menunjukkan adanya trend kenaikan penyakit tidak menular (PTM) dan juga faktor resikonya.

“Seperti prevalensi stroke, secara nasional naik dari 7 % menjadi 10 %. Kemudian kanker dan diabetes mellitus juga meningkat,” paparnya.

Kemudian, sambungnya, penderita hipertensi meningkat dari 25, 8 % menjadi 34,1 %. Selain itu proporsi penduduk dewasa mengalami obesitas meningkat tajam.

“Begitu juga dengan prevalensi merokok 10-18 tahun mengalami peningkatan,” sambungnya.

Meski tidak menular penyakit-penyakit ini juga tinggi sebagai faktor kematian. Namun masih bisa dimodifikasi dan dicegah melalui kebiasaan pola hidup sehat.

“Germas diantaranya menjadi sarana efektif dalam sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Bisa melalui pengurus PKK di desa-desa,” imbuhnya.

Sejak 2017 lalu, pemerintah mencanangkan Germas. Yakni gerakan yang berfokus pada upaya untuk membudayakan perilaku hidup sehat masyarakat dan menurunkan resiko faktor penyakit.

“Germas tak hanya dirancang untuk PTM. Tapi juga untuk penyakit menular yang prevalensinya tinggi,” terangnya seraya menyebutkan upaya pencegahan dengan pendekatan lintas sektor.

Dikatakannya, Germas mengajak masyarakat untuk sama-sama mempercepat mensinergikan tindakan dari upaya promotif dan preventif. Guna meningkatkan produktifitas penduduk.

“Saya harapkan kader-kader PKK yang didalamnya ada kader posyandu, harus mendorong Germas mulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” pesannya.

Ia juga meminta sosialisasi Germas ini tak hanya sampai dikegiatan seperti ini. Tapi dibutuhkan peran SKPD dan organisasi wanita menerapkan di wilayahnya masing-masing.

“Juga peran kita dalam keluarga memberi contoh yang baik kepada anak-anak dan lingkungan sekitar,” tandasnya.

Peserta Gerakan masyrakat hidup sehat

Sementara Ketua PMI Tanah Bumbu dr Muhammad Yadi Mahendra mengingatkan pentingnya pola hidup sehat bagi seluruh masyarakat di Bumi Bersujud.

“Amalkan sayur-sayuran dalam menu makanan keluarga. Kurangi masakan gorengan dan rutin check up memanfaatkan fasilitas kesehatan di puskesmas sekitar tempat tinggal,” harapnya.

Diketahui, Germas adalah gerakan yang wajib dilaksanakan penduduk indonesia, dengan tujuan utama melahirkan sdm sehat dan berkualitas. Sehingga bonus demografi penduduk didapat secara optimal dan maksimal. ***

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan ditampilkan.