Ultimate magazine theme for WordPress.

Pemkab Tanbu Segera Melaunching Produk Khas Pengalengan Ikan.

0 1,621

TANAH BUMBU, faktakalsel.co.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui dinas Perikanan dalam waktu dekat akan segera melaunching produk khas unggulan yakni pengalengan ikan yang tengiri yang akan di pasarkan ke seluruh ritel yang ada diwilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

Adapun produk pengalengan ikan dilakukan oleh dinas perikanan Tanah Bumbu disentra pengolahan perikanan milik pemerintah daerah dikecamatan Kusan Hilir.

Kepada dinas perikanan Tanah Bumbu, H Dahliansayah mengatakan, ini merupakan salah satu inovasi dan terobosan yang kami lakukan dalam mewujudkan program visi misi bupati untuk meningkatkan perekonomian bagi nelayan dan pelaku usaha dikabupaten Tanah Bumbu.

“Saat ini ada dua jenis produk pengalengan ikan yang sudah siap untuk kita pasarkan yakni pengalengan ikan tengiri jenis asam manis dan sambal goreng tengiri kacang,” Kata Kadis Perikanan Tanbu.

Untuk tahap awal kita sudah memproduksi sebanyak 500 kaleng ikan, tentu kedepan akan kita produksi lebih banyak lagi dan siap untuk dipasarkan diwilayah kabupaten tanah bumbu maupun keluar daerah.

ikan kalengan khas tanbu

Produk pengalengan ikan yang kita lakukan ini sudah melalui beberapa tahap proses uji leb terkait ketahanan atau kadaluarsa produk pengalengan ikan tersebut, dan hasilnya cukup bagus produk pengalengan ikan ini mampu bertahan hingga satu tahun tanpa bahan pengawet.

Untuk launhcing perdana akan kami lakukan pada saat peringatan hari jadi kabupaten tanah bumbu sekaligus memperkenalkan produk pengalengan ikan yang ada ditanah bumbu masyarakat dan tamu dari luar daerah yang berhadir pada peringatan hari jadi kabupaten tanah bumbu yang ke-20 serta kado spesial ulang tahun bupati yang yang ke-69 Tahun.

“Saya berharap kedepannya pengalengan ikan ini akan berkembang dikabupaten tanah bumbu sehingga para pelaku usaha UMKM yang ada dikabupaten Tanah Bumbu dapat turut serta mengolah dan memasarkan produk pengalengan ikan ini, sehingga mata rantai perekonomian akan berjalan,” pungkasnya. (Re)

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan ditampilkan.